JBN – JurnalBeritaNasional.Com
Lampung — Ketua KBPP Polri Lampung, Dr. Fauzi, menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh program Kementerian UKM, khususnya dalam penguatan peran UMKM dan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Merah Putih. Hal ini disampaikannya usai menerima ajakan langsung dari Menteri UKM, Maman Abdurrahman, untuk bersinergi membangun SDM UMKM yang mandiri, tangguh, dan berdaya saing, 3 Agustus 2025.
Dr. Fauzi, yang juga Rektor Institut Bakti Nusantara (IBN) Lampung, menyebutkan bahwa KBPP Polri Lampung siap menyelaraskan program kementerian dengan agenda organisasi di tingkat daerah. “Kami akan bergerak cepat menyusun langkah konkret agar sinergi ini membawa dampak nyata bagi pelaku UMKM di Lampung,” ujarnya.
Lebih jauh, Fauzi menyatakan kesiapan KBPP Polri Lampung untuk menjadi garda terdepan dalam menyukseskan dua program unggulan nasional: MBG dan Koperasi Merah Putih. Menurutnya, program ini sejalan dengan semangat pengabdian KBPP Polri kepada masyarakat, sekaligus membuka peluang pemberdayaan ekonomi di akar rumput.
Komitmen ini menjadi bagian dari respons atas ajakan Menteri UKM Maman Abdurrahman saat Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) KBPP Polri di Depok, 28 Juli lalu. Dalam acara tersebut, Menteri Maman menegaskan pentingnya peran KBPP Polri sebagai mitra strategis Kementerian dalam mengembangkan ekonomi inklusif dan meningkatkan rasio kewirausahaan nasional.
Kolaborasi Kementerian UKM dengan KBPP Polri dimatangkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), yang mencakup pengembangan SDM, perlindungan, serta pemberdayaan UMKM. “Ini menjadi langkah awal untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan yang berbasis komunitas,” kata Maman.
Program MBG dan Koperasi Merah Putih sendiri merupakan bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan. Menteri Maman menekankan bahwa peran aktif KBPP Polri sangat dibutuhkan untuk memperluas jangkauan program hingga ke desa-desa.
Dengan komitmen daerah seperti yang ditunjukkan Dr. Fauzi, pemerintah berharap implementasi program-program strategis ini dapat berjalan lebih efektif. “Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga tentang menjaga semangat kebangsaan di tengah era digital yang penuh tantangan,” pungkas Menteri Maman, seperti dilansir dari Jurnal Berita nasional (JBN).
-Rawi-












