Uncategorized

PSHT Ranting Ambarawa Pringsewu Gelar Tasyakuran dan peresmian Tugu PSHT

861
×

PSHT Ranting Ambarawa Pringsewu Gelar Tasyakuran dan peresmian Tugu PSHT

Sebarkan artikel ini

JBN – JurnalBeritaNasional.Com

Kresnomulyo _Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Ranting Ambarawa Cabang Pringsewu Pusat Madiun menggelar acara tasyakuran yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di Komplek Balai Pekon Kresnomulyo. Sabtu (02/08/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh keluarga besar PSHT Ranting Ambarawa, hadir Hi Riyanto Pamungkas Bupati Pringsewu yang diwakili Ibnu Harjiyanto Kadis Porapar Pringsewu, Anton Camat Ambarawa, Viktor Bhabinkamtibmas Kresnomulyo, Mugiyanto Kakon Kresnomulyo, Sudarmanto dan Agus Purnomo Pj Pekon Kresnomulyo Barat yang juga Fasilitator Bela Negara Kementrian Pertahanan Repubik Indonesia nampak hadir juga Kang Mas Darsono Lesung Sesepuh PSHT Kabupaten Pringsewu, serta warga baru yang telah resmi disahkan.

Tasyakuran dan peresmian Tugu PSHT ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga serta memperkenalkan anggota baru yang telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar PSHT dan peresmian Tugu PSHT. Dalam sambutannya, Ketua PSHT Rayon Ambarawa yang akrab disapa Kang Mas Maradona, menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para pendiri PSHT.
“Nilai kesetiaan dan persaudaraan adalah fondasi utama yang tidak boleh luntur dalam kehidupan warga PSHT. Kita harus terus menjiwai ajaran para pendiri,” ujar Kang Mas Maradona dihadapan para hadirin dan undangan.

Acara tasyakuran ini juga dimeriahkan dengan Kirab Obor, Atraksi Obat Abit, serta Reog Ponorogo yang dapat dinikmati seluruh warga, menciptakan suasana meriah namun tetap khidmat. Momentum ini menjadi bukti bahwa semangat kekeluargaan dan kesetiaan masih menjadi roh utama dalam tubuh PSHT Rayon Ambarawa Cabang Kabupaten Pringsewu.

Lebih lanjut Agus Purnomo menyampaikan bahwa ” Melalui pelestarian budaya, rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan dapat terus dipupuk, sehingga terbentuklah warga negara yang memiliki kesadaran dan tanggung jawab terhadap negara. Pelestarian budaya juga menjadi benteng pertahanan terhadap pengaruh budaya asing yang negatif dan upaya menjaga keberagaman budaya Indonesia”.

-Rawi-

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *