JBN | JurnalBeritaNasional.Com
Pagelaran_ Sebanyak 35 Orang Karyawan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muhammadiyah Pagelaran Kabupaten Pringsewu mendapat Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana dan Pemadaman Kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Pringsewu. ( Sabtu,08/11/2025 ).
“Hari ini kami mendatangkan Tim Instruktur dari BPBD dan Damkar ke SPPG Muhammadiyah Pagelaran untuk melaksanakan Pelatihan Kesiapsiagaan Bencana dan Pemadaman kebakaran guna memberikan Edukasi kepada seluruh karyawan,” ungkap Yahya Maulana Andika Kepala SPPG Muhammadiyah Pagelaran.
Bertempat di halaman belakang SPPG, semua karyawan yang bertugas menyiapkan menu makan sehat di SPPG mendapatkan materi kebencanaan dan pemadaman kebakaran meliputi Materi dan Simulasi Langkah Evakuasi mandiri, Pemasangan Rambu Rambu Kebencanaan, Pemadaman Kebakaran dengan menggunakan Alat Konvensional dan APAR yang di pandu oleh Agus Purnomo Fasilitator Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Komunitas ( PRBBK ) dan Rochmad Satgas PB Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Pringsewu Lampung.
Seluruh peserta mengikuti dengan antusias pada saat penentuan dan pemasangan Jalur Evakuasi hingga Esembly Point (Titik Kumpul) serta praktek penggunaan Alat Konvensional dan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan benar.
Menurut Agus Purnomo, kegiatan ini mungkin baru pertama kali dilakukan di SPPG dengan harapan mampu meminimalisir resiko dan korban dan korban pada saat terjadi kondisi kedaruratan dan kebakaran. Pelatihan seperti ini penting dilakukan agar karyawan SPPG mengetahui cara evakuasi mandiri, pemadaman dan tidak panik bila terjadi musibah kebakaran.
Kepala SPPG Muhammadiyah Pagelaran Yahya Maulana Andika juga menyampaikan terima kasih kepada Tim BPBD dan Damkar Kabupaten Pringsewu yang telah memberikan edukasi atau pembekalan langsung tata cara pemadaman api dengan baik.
Menurut dia kegiatan ini dapat memberikan pengetahuan bagi semua karyawan yang bertugas menyiapkan makan bergizi di dapur SPPG.
“Jadi harapan saya dengan adanya kegiatan ini bisa juga bermanfaat bukan hanya di lingkungan SPPG namun juga dapat diaplikasikan serta terapkan di rumah tangga masing-masing karyawan, kegiatan ini sangat bermanfaat bagi semua karyawan sehingga dapat meminimalisir kecelakaan kerja dan potensi kebakaran di dapur sehat kita”ungkapnya.
-Rawi-












